Recent Posts

    Wow Ternyata Transaksi Di Paytren Ditargetkan Mencapai Triliunan Per Bulan Cek Fakta Selengkapnya

    PT Veritra Sentosa Internasional
    (Paytren) telah mencatat transaksi Paytren dalam sebulan, sebesar Rp 2,6 triliun.


    Total pengguna Paytren di 2019 ini ini sebanyak 2,6 juta pengguna bahkan akan meningkat setiap tahunnya.

    Founder Paytren Yusuf Mansur berkata, ingin menargetkan jumlah pengguna Paytren sampai akhir tahun ini hendak menggapai 10 juta orang.

    Layanan Paytren tersebut tadinya sempat berhenti akibat dibekukan Bank Indonesia( BI) sebab belum menemukan izin.

    Tetapi semuanya sudah berlalu, tepat Pada 22 Mei 2018, Bank Sentral formal menghasilkan izin dengan no 20/ 307/ DKSP/ Srt/ B Mengenai persetujuan izin penerbit E-Mony atau yang lebih dikenal uang elektronik.

    sasaran 10 juta pengguna menurut saya tidaklah susah dicapai di Paytren mengingat makin banyak nya kebutuhan di masyrakat dibidang transaksi.

    Hingga, dari 2, 6 juta pengguna dikala ini mempunyai keluarga yang bisa jadi pengguna Paytren.

    Bila hingga akhir tahun sasaran 10 juta pengguna tercapai dengan rata- rata transaksi Rp 100 ribu. Maksudnya, volume transaksi Paytren menggapai Rp 1 triliun. Tetapi, apabila per bulan ratarata mengenakan Rp 1 juta, volume transaksi menggapai 10 triliun.

    Terpaut dengan merchant, Perusahaan tengah gencar menggandeng bermacam toko, mulai dari usaha kecil serta menengah sampai merchant besar.

    Bahkan kita juga sudah tau dengan Market Place yang digagas oleh Paytren yaitu BelanjaQu Serta terus menggebut pembaharuan fitur diaplikasi yang makin mumpuni dan sesuai tuntutan zaman era digital yang harus semakin praktis, fleksibel dan simple.

    sumber refrensi diambil dari laman : investor dayli

    0 Response to "Wow Ternyata Transaksi Di Paytren Ditargetkan Mencapai Triliunan Per Bulan Cek Fakta Selengkapnya"

    Post a Comment

    gunakan kolom komentar secara bijak dan sifatnya membangun.
    Karena komentar kalian sangat penting bagi kemajuan Blog ini.

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel